Scroll ke Bawah untuk Melanjutkan!
Filantropi Kemanusiaan
Beranda » Berita » Kronologi Kecelakaan Maut KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur

Kronologi Kecelakaan Maut KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur

BEKASI – Rangkaian peristiwa tragis yang melibatkan KRL Commuter Line dan KA Argo Bromo Anggrek di kawasan Bekasi Timur pada Senin (27/4/2026) malam bermula dari insiden kecil yang berujung fatal. Berikut kronologi lengkap kejadian:

Peristiwa diawali sekitar pukul 20.30 WIB, ketika sebuah mobil taksi listrik mengalami mati mesin saat melintas di perlintasan rel kereta api dekat Bulak Kapal (KM 28+920). Kendaraan tersebut terhenti tepat di tengah jalur rel dan tidak dapat segera dievakuasi.

Sekitar 15 menit kemudian, tepatnya pukul 20.45 WIB, KRL Commuter Line nomor rangkaian KA 5142B relasi Kampung Bandan–Cikarang melintas di jalur tersebut. Karena jarak yang sudah terlalu dekat, tabrakan dengan mobil taksi listrik tidak dapat dihindari. KRL kemudian berhenti darurat dan tertahan di emplasemen Stasiun Bekasi Timur.

BASARNAS dan Relawan Dompet Dhuafa bersiaga untuk melakukan evakuasi korban.

Situasi semakin memburuk ketika pada pukul 20.52 WIB, KA Argo Bromo Anggrek yang melaju dari arah Jakarta memasuki jalur yang sama. Dengan kondisi KRL yang masih berhenti di jalur, tabrakan kedua pun terjadi.

Benturan keras mengakibatkan lokomotif KA Argo Bromo Anggrek menghantam gerbong paling belakang KRL, yang merupakan gerbong khusus wanita. Bahkan, bagian depan lokomotif dilaporkan menembus masuk ke dalam badan gerbong, menyebabkan kerusakan parah dan menjebak sejumlah penumpang di dalamnya.

Fakta di Balik Video Viral UFO Jatuh di Madura Akhirnya Terungkap

Kecelakaan beruntun ini pun langsung memicu kepanikan di lokasi. Petugas gabungan segera melakukan evakuasi darurat terhadap korban, terutama dari gerbong belakang KRL yang mengalami dampak paling fatal.

Hingga kini, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan faktor penyebab kecelakaan serta mengevaluasi sistem pengamanan di perlintasan tersebut.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement